Glitter Words

Selasa, 26 April 2011

Istilah - Istilah dalam Etika Profesi (.cont)

  • Whistle blowing adalah tindakan seorang pekerja yang memutuskan untuk melapor kepada media, kekuasaan internal atau eksternal tentang hal-hal ilegal dan tidak etis yang terjadi di lingkungan kerja.
  • Breach of Contract Merupakan pelanggaran terhadap kesepakatan bersama atau perjanjian oleh satu atau lebih pihak dari kedua belah pihak dalam kontrak.
  • Bribery atau suap merupakan istilah yang dituangkan dalam undang-undang sebagai suatu hadiah atau janji (giften/beloften) yang diberikan atau diterima meliputi penyuapan aktif dan penyuapan pasif.
  • Worm adalah sebuah program komputer yang dapat menggandakan dirinya secara sendiri dalam sistem komputer. Sebuah worm dapat menggandakan dirinya dengan memanfaatkan jaringan (LAN/WAN/Internet) tanpa perlu campur tangan dari user itu sendiri.
  • Trojan horse dalam keamanan komputer merujuk kepada sebuah bentuk perangkat lunak yang mencurigakan (malicious software/malware) yang dapat merusak sebuah sistem atau jaringan. Tujuan dari Trojan adalah memperoleh informasi dari target (password, kebiasaan user yang tercatat dalam system log, data, dan lain-lain), dan mengendalikan target (memperoleh hak akses pada target).
  • Ingress filtering adalah penggunaan firewall untuk mengatur traffic inbound. Ingress filtering memungkinkan pengontrolan traffic yang masuk ke jaringan dan membatasi aktivitas. Ingress Filtering merupakan teknik yang digunakan untuk memastikan bahwa paket data yang diterima benar-benar berasal dari protocol yang memang diminta.
  • Egress filtering merupakan teknik pemantauan dan pembatasan arus informasi yang keluar dari satu jaringan ke jaringan lainnya, yang mengontrol traffic yang keluar dari jaringan. Egress filtering umumnya perlu dilakukan. Dengan melakukan itu, penggunaan jaringan untuk melakukan serangan denial-of-service (DDoS) ke suatu situs Internet dapat dicegah.
  • Phising merupakan kata plesetan dari bahasa Inggris yang berarti memancing. Dalam dunia yang serba terhubung secara elektronik saat ini, istilah phising banyak diartikan sebagai suatu cara untuk memancing seseorang ke halaman tertentu. phising tidak jarang digunakan oleh para pelaku kriminal di internet untuk memancing seseorang agar mendatangi alamat web melalui e-mail, salah satu tujuannya adalah untuk menjebol informasi yang sangat pribadi dari sang penerima email, seperti password, kartu kredit, dll.
  • Scam adalah berita elektronik dalam Internet yang membohongi dan bersifat menipu, sehingga pengirimnya akan mendapat manfaat dan keuntungan tertentu. Contoh scam yang sering kita jumpai adalah surat berantai dan pengumuman lotre. Dalam hal ini akibat dari berita scam ini bagi penerimanya akan lebih serius, jika dibandingkan dengan spam.


  • Roving tap merupakan penyadapan kepada semua saluran telepon dan account internet namun untuk tujuan keamanan penggunanya,
  • CALEA (Communications Assistance for Law Enforcement Act) adalah hukum penyadapan amerika serikat yang melegalkan penyadapan, bertujuan untuk meningkatkan kemampuan penegakan hukum dan badan-badan intelijen untuk melakukan pengawasan elektronik dengan syarat bahwa telekomunikasi operator dan produsen perangkat telekomunikasi memodifikasi dan desain peralatan mereka, fasilitas, dan layanan untuk memastikan bahwa mereka memiliki built-in kemampuan surveilans, memungkinkan federal lembaga untuk memonitor semua telepon, internet broadband, dan lalu lintas VoIP secara real-time.
  • Slander adalah pencemarkan nama baik/reputasi (Fitnah) seseorang dengan mengeluarkan pernyataan yang tidak benar secara lisan.
  • Libel adalah pencemarkan nama baik/reputasi (Fitnah) seseorang dengan mengeluarkan pernyataan yang tidak benar secara tulisan.
  • Obsence Speech merupakan perkataan yang mengandung perkataan cabul/tidak sopan sehingga dapat membuat orang lain tersinggung.

Istilah - Istilah dalam Etika Profesi

  • Opt-in adalah metode atas kesadaran sendiri untuk mendaftarkan seseorang untuk berlangganan newsletter atau mailing list. Dengan kata lain, seseorang harus secara aktif “memilih” untuk bergabung dalam mailing list dengan memasukkan alamat email mereka dalam formulir pendaftaran.
  • Opt-out adalah metode untuk mendaftarkan seseorang untuk berlangganan newsletter atau mailing list bukan atas kesadaran sendiri.
  • Cyberstalking merupakan sebuah aksi memata-matai atau menguntit privasi pengguna internet melalui teknologi termasuk komputer, ponsel, kamera dan teknologi lainnya.
  • Cybersquatting adalah mendaftar, menjual atau menggunakan nama domain dengan maksud mengambil keuntungan dari merek dagang atau nama orang lain.
  • Cyberterrorism adalah kejahatan terorisme di internet menggunakan  media teknologi komputer, ponsel dan lain2 yang terhubung dengan internet.
  • Hacktivism mengacu pada sebuah inisiatif dankegiatan yang berfokus pada tindakan melakukan “hacking” karena atau untuk alasan tertentu. Alasan yang dimaksud dapat beraneka ragam, seperti Thrill seekers, organized Crime, terrorist Group, nation-state
  • Hate Speech adalah suatu pembicaraan atau penyebarluasan informasi yang mengarah kepada kebencian
  • Denial of Service adalah aktifitas menghambat kerja sebuah layanan (servis, serangan terhadap availability) atau mematikan-nya, sehingga user yang berhak/berkepentingan tidak dapat menggunakan layanan tersebut.
  • Honeyspot merupakan sebuah sistem atau komputer server yang sengaja "dikorbankan" untuk menjadi target serangan bagi penyerang (attacker) yang melayani setiap serangan yang dilakukan oleh penyerang dalam melakukan penetrasi terhadap server utama tersebut dengan 'menipu' atau memberikan data palsu apabila ada orang yang memiliki maksud yang tidak baik ketika masuk ke suatu sistem atau server utama.Jadi honeyspot seolah-olah menjadi sistem yang 'berhasil disusupi', oleh penyerang, padahal penyerang tidak masuk ke sistem sebenarnya, tetapi malah masuk ke sistem yang palsu.

Kamis, 21 April 2011

Subnetting

Subnetting adalah teknik memecah Host ID menjadi Net ID dengan cara memecah bit '0' (host) untuk dijadikan bit '1' .
Tujuan Subnetting adalah untuk membuat jaringan menjadi efisien dan menghemat host ID.
Teknik Subnetting dibagi menjadi 2 , yaitu :
1. CIDR
2. VLSM

1. CIDR
Contoh :

1 jaringan

IP address    : 202.200.10.10
Net Mask    : 255.255.255.0
Net ID        : 202.200.10.0
Broadcast    : 202.200.10.255
Range        : 202.200.10.1 - 202.200.10.254

Diminta menjadi 9 Jaringan, sehingga :

11111111.11111111.11111111.00000000  /24 jumlah bit 1

-------------------------- ********
Net ID                Host ID

Subnetting :

Jaringan --> 2^x
jaringan diambil dari bit '1'

2^x >= banyak jaringan yang dibutuhkan

2^x >= 9 jaringan
2^4 >= 16 jaringan


net mask sebelumnya : 11111111.11111111.11111111.00000000 --> 255.255.255.0 /24
net mask setelahnya : 11111111.11111111.11111111.11110000 --> 255.255.255.240 /28

Host --> (2^y) -2  ------> -2 untuk net ID dan Broadcast
n diambil dari bit '0'

2^4 -2 = 16-2 = 14

Minggu, 19 Desember 2010

Tugas Pendahuluan ( PC ROUTER )

1. Apa yang dimaksud dengan PC router ?
Jawab :

PC Router merupakan Router yang di buat dari sebuah PC yang dijadikan Fungsi Router yang dijanlakan dengan sistem operasi dan kebanyakan sistem operasi yang digunakan adalah berbasis OS (Operation System) Linux sehingga biasa di sebut Linux Based Router.

2. Sebutkan macam – macam sistem operasi yang dapat digunakan untuk membuat PC router ?
Jawab :
- Mikrotik OS,
- LogixOS/Neology,
- Gibraltar,
- Vyatta,
- Dsb.


3. Tuliskan langkah – langkah penginstalan Mikrotik ?
Jawab :
1). Sediakan PC / Laptop
2) Beli / Download installer mikrotiknya
3) Install mikrotik
4) Setelah proses instalasi selesai, maka kita akan diminta untuk merestart system. Tekan enter untuk merestart.
5) Setelah komputer booting kembali ke sistem mikrotik, akan ada pilihan untuk check sistem disk, tekan 'y'.
6) Setelah itu akan ada menu login, lalu isi username dan password.
7) Setelah itu akan masuk ke command prompt, langsung dapat di konfigurasi.

4. Tuliskan Perintah – perintah dasar dan Konfigurasi Peroutingan static pada Mikrotik ?
Jawab :
1) IP address
#ip address add address [net id/net mask]
2) Gateway
#ip route add gateway [ip gateway]
3)Name Server
#ip dns set primary-dns[ip server 1] secondary-dns [ip server-2]
4) Routing Static
#ip route add dst-address [net id tujuan] gateway [ip gateway tujuan]

5. Sebutkan kebutuhan dalam membuat PC router, dilihat dari perangkat keras dan perangkat lunak ?
Jawab :
1) Perangkat Keras : PC, kabel...
2) Perangkat Lunak : OS yang mendukung PC router

Senin, 13 Desember 2010

Konfigurasi OSPF di Packet Tracer

OSPF adalah kepanjangan dari Open Shortest Path First. OSPF merupakan salah satu jenis protocol routing yang menggunakan algoritma link-state. Algoritma Link-State adalah algoritma perutean jalur komunikasi antar router dengan mencari jalur terbaik.

OSPF juga merupakan protocol routing dinamik, sehingga di dalam konfigurasi router tersebut hanya membutuhkan network id itu sendiri dan network id pada penghubung (port serial) router tetangga.

1. Topologi
multi-network
 2. Konfigurasi
Router 0
Router>enable
Router(config)#interface fasteth 0/0
Router(config-if)#ip address  192.168.1.65 255.255.255.240
Router(config-if)#no shutdown
Router(config-if)#exit
Router(config)#interface fasteth 4/0
Router(config-if)#ip address  192.168.1.1 255.255.255.240
Router(config-if)#no shutdown
Router(config-if)#exit
Router(config)#router ospf 1
Router(config-router)#network 192.168.1.0 0.0.0.15 area 1
Router(config-router)#network 192.168.1.64 0.0.0.15 area 1
Router(config-router)#exit
                                           
Router  1
Router>enable
Router(config)#interface fasteth 0/0
Router(config-if)#ip address  192.168.1.49 255.255.255.240
Router(config-if)#no shutdown
Router(config-if)#exit
Router(config)#interface fasteth 4/0
Router(config-if)#ip address  192.168.1.2 255.255.255.240
Router(config-if)#no shutdown
Router(config-if)#exit
Router(config)#interface fasteth 5/0
Router(config-if)#ip address  192.168.1.17 255.255.255.240
Router(config-if)#no shutdown
Router(config-if)#exit
Router(config)#router ospf 1
Router(config-router)#network 192.168.1.0 0.0.0.15 area 1
Router(config-router)#network 192.168.1.48 0.0.0.15 area 1
Router(config-router)#network 192.168.1.16 0.0.0.15 area 0
Router(config-router)#exit

Router 2
Router>enable
Router(config)#interface fasteth 0/0
Router(config-if)#ip address  192.168.1.33 255.255.255.240
Router(config-if)#no shutdown
Router(config-if)#exit
Router(config)#interface fasteth 4/0
Router(config-if)#ip address  192.168.1.18 255.255.255.240
Router(config-if)#no shutdown
Router(config-if)#exit
Router(config)#interface fasteth 5/0
Router(config-if)#ip address  192.168.1.81 255.255.255.240
Router(config-if)#no shutdown
Router(config-if)#exit
Router(config)#router ospf 1
Router(config-router)#network 192.168.1.80 0.0.0.15 area 1
Router(config-router)#network 192.168.1.48 0.0.0.15 area 1
Router(config-router)#network 192.168.1.16 0.0.0.15 area 0
Router(config-router)#exit

Router  3
Router>enable
Router(config)#interface fasteth 0/0
Router(config-if)#ip address  192.168.2.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no shutdown
Router(config-if)#exit
Router(config)#interface fasteth 4/0
Router(config-if)#ip address  192.168.1.82 255.255.255.240
Router(config-if)#no shutdown
Router(config-if)#exit
Router(config)#router ospf 1
Router(config-router)#network 192.168.2.0 0.0.0.255 area 2
Router(config-router)#network 192.168.1.8 0.0.0.15 area 2
            Router(config-router)#exit


3. Hasil Testing
A : koneksi antar router dan B : koneksi antar PC